Ø Kenapa Advetorial berbayar?
Sudah dijelaskan diatas bahwa Advetorial adalah
iklan yang berbentuk tulisan dengan berdasarkan gaya Jurnalistik. Isinya pun
mengikuti si pemasang, jadi letak perbedaan antara Advetorial dengan berita adalh
sebagai berikut : Advetorial, isi tulisan tersebut mengikuti pemasang iklan
namun tidak mengandung unsure Sara, sedangkan berita , isi tuliannya adalah hak dari seorang wartawan. Makanya
jika ada soseorang yang memanggil wartawan maupun Account Executive media cetak
untuk dipublikasikan kemaunnya dikategorikan Advetorial. Sedangkan berita,
wartawan saja (Bukan wilayahnya Account Executive) yang akan mencari kejadian/
peristiwa.
Ø Berarti jika ada seseorang memanggil wartawan untuk meliput kejadian
peristiwa heboh contohnya kecelakaan apakah itu dikategorikan Advetorial?
Bukan begitu, berita adalah sesuatu peristiwa /kejadian
yang pelakunya tidak mau dipublikasikan dan tidak mengiginkan kejadian tersebut
menimpanya. Selain itu, Dampak dari peristiwa/ kejadian tersebut berdampak pada
masyarakat umum.
Ø Bagaimana jika si pelaku (misalkan koruptor) yang memanggil kru Media
(wartawan atau Account Executive) untuk publikasikan pencitraanya (advertorial)
?
Pada saat peristiwa tersebut masih hangat
dimasyarakat, Maka sesuai kode etik Jurnalistik yaitu lebih mengutamakan
kepentingan masyarakat yakni informasi public. Jadi berita tersebut tetap
dimuat apa adanya sesuai dengan dilapangan. Walaupun Si pelaku (misalkan
koruptor) meminta advertorial namun inti dari berita (misalkan korupsi) tetap dimuat.
Ø Jika memanggil wartawan, untuk memberitakan tentang Seseorang atau
kelembagaan berpresatasi?
Kita akan memasukkan kategori berita jika
individu yang berpresatsi tingkat Nasional dan Jawa Timur terutama bagi anak –
anak yang masih sekolah/ kuliah. Namun akan dimasukkan kategori Advertorial jika
presatsi yang ditorehkan setingkat Regional (karisedenan) atau kabupaten. Lalu untuk
lembaga yang prestasi tidak masuk ke ranah berita karena bukan dari karya individu
namun banyak orang/ pihak. Pada intinya kami tidak ingin mempublikasikan
institusi karena hal tersebut mengarah pada pencitraan kelembagaan.
Kesimpulannya:
Sebenarnya Tujuan Utama Space iklan disediakan
untuk para pengusaha. Dengan bergulirnya waktu para pengusaha mengiginkan adanya
perubahan dalam mempublikasikan produk maupun jasanya. Perubahan tersebut kami disikapi
dengan Advetorial karena iklan display kurang penjelasannya terhadap masyarakat.
Maka dikeluarkannya advertorial yang akan membahas suatu Produk atau jasa akan
lebih terperinci sehingga konsumen paham betul apa yang akan dikonsumsi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar